Skip to content

Mengenal Keraton Cirebon Serta Sejarahnya

keraton cirebon

Tiga Istana Raja di Cirebon

Keraton Cirebon  memiliki nilai sejarah yang sangat kental ini di kenal sebagai salah satu peta persebaran sejarah Islam nusantara. Menurut Sulendraningrat yang mendasarkan pada naskah Babad Tanah Sunda dan Jawa pada naskah Carita Purwaka Caruban Nagari Cirebon mulanya adalah sebuah dukuh kecil yang didirikan oleh Ki Ageng Tapa. Perlahan-lahan, dukuh ini berkembang menjadi semakin ramai dan akhirnya bernama Caruban, yang dalam bahasa Sunda berarti ‘campuran’. Nama tersebut mewakili bermacam suku bangsa, bahasa, adat, agama, latar belakang, dan mata pencaharian dari masyarakat yang mendiaminya. Banyak yang datang karena berdagang maupun ingin menetap di sana.

Baca Juga : Sewa Mobil Bulanan Cirebon 

Kota Cirebon terletak pada lokasi yang strategis antara Jawa Barat dan Jawa Tengah. Sehingga Cirebon memiliki suatu kebudayaan yang khas tersendiri, yaitu kebudayaan Cirebon yang tidak didominasi oleh kebudayaan Jawa maupun kebudayaan Sunda. Cirebon juga di kenal dengan wisata yang lengkap karena memiliki unsur budaya, alam, religi, kuliner, maupun sejarah. Keberadaan tempat-tempat bersejarah menjadi daya tarik para wisatawan asing mengunjungi Cirebon.

Wisata bersejarah kota Cirebon yang menjadi daya tarik para wisatawan luar adalah Keraton. Sebagai tempat tinggal sultan, keraton ternyata memiliki keistimewaan tersendiri sebagai bagian dari budaya Cirebon. Semua keraton yang ada di kota Cirebon memiliki ciri khas atau keunikan dari arsitekturnya sendiri. Tujuan wisatawan asing berkunjung ke keraton itu untuk mempelajari sejarah budaya Cirebon atau studi benda-benda peninggalan cagar budaya. Bagi Anda peminat benda-benda masa lampau, berwisata ke keraton sangat cocok untuk menghabiskan waktu luang di akhir pekan. Berikut adalah keraton yang ada di kota Cirebon :

Keraton Kasepuhan

keraton kesepuhan - mengenal kota cirebon

Keraton Kasepuhan adalah keraton pertama di Cirebon yang merupakan cikal bakal pemerintahan di kota ini. Keraton ini merupakan tempat tinggal Sultan Sepuh. Keraton Kasepuhan sebagai keraton tertua dan terluas merupakan bangunan bergaya candi yang didominasi oleh material bata merah. Arsitektur keraton ini masih dipengaruhi kebudayaan Hindu meski sudah merupakan kesultanan Islam. Bentuk gapura dan bangunan punya beragam ornamen dan keramik dengan motif khas, ada juga pengaruh budaya tiongkok di dalamnya.

Keraton ini memiliki museum yang cukup lengkap dan berisi benda pusaka dan lukisan koleksi kerajaan. Salah satu koleksi yaitu kereta Singa Barong yang merupakan kereta kencana Sunan Gunung Jati. Kereta tersebut saat ini tidak lagi dipergunakan dan hanya dikeluarkan pada tiap 1 Syawal untuk dimandikan. Sebelum bernama Keraton Kasepuhan, keraton ini bernama Keraton Pakungwati. Berubah nama menjadi Keraton Kasepuhan karena pada masa kepemimpinan Pangeran Raja Martawijaya, wilayah cirebon dibagi dua dan Pangeran Raja Kartawijaya mendirikan Keraton Kanoman.

Keraton Kanoman

keraton kanoman - Mengenal kota cirebon

Keraton Kanoman yang didirikan Pangeran Kartawijaya terletak tak terlalu jauh dari Keraton Kasepuhan.Keraton Kanoman adalah salah satu dari dua bangunan kesultanan Cirebon, setelah berdiri keraton Kanoman pada tahun 1678 M kesultanan Cirebon terdiri dari keraton Kasepuhan dan keraton Kanoman. Keraton Kanoman merupakan tempat tinggal Sultan Anom. Arsitektur keraton Kanoman sangat berbeda dengan keraton liannya. Di Keraton Kanoman, bangunan yang ada didominasi warna putih dengan banyaknya tempelan piring-piring kecil di bagian dindingnya. Piring-piring tersebut adalah warisan era Tionghoa.

Di keraton ini masih terdapat barang barang, seperti dua kereta bernama Paksi Naga Liman dan Jempana yang masih terawat baik dan tersimpan di museum. Bentuknya burak, yakni hewan yang dikendarai Nabi Muhammad ketika ia Isra Mi’raj. Tidak jauh dari kereta, terdapat bangsal Jinem, atau Pendopo untuk Menerima tamu, penobatan sultan dan pemberian restu sebuah acara seperti Maulid Nabi. Dan di bagian tengah Kraton terdapat kompleks bangunan bangunan bernama Siti Hinggil.

Baca Juga : Keliling Cirebon Nyaman Menggunakan Mobil Hiace

Keraton Kacirebonan

keraton kacirebonan - mengenal kota cirebon

Keraton Kacirebonan merupakan pecahan dari Keraton Kanoman berdiri pada tahun 1808 dengan penguasa pertamanya adalah Sultan Carbon Amirul Mukminin atau Sultan Kacirebonan I Sultan Muhammad Chaeruddin bin Sultan Anom Chaeruddin . Keraton Kacirebonan merupakan tempat tinggal Sultan Cerbon. Keraton ini memiliki nuansa gabungan arsitektur khas Belanda, Cina, dan Arab. Kekhasan tersebut adalah akibat dari renovasi, rehabilitasi, dan penambahan bagian-bagian dan bangunan-bangunan baru di kompleks keraton sepanjang masa pemerintahan yang cukup lama.

Hasilnya, keraton indah yang kini menjadi salah satu destinasi wisata Cirebon. Keraton Kacirebonan yang usianya paling muda. Kebudayaan di jamannya juga mempengaruhi desain arsitekturnya sehingga materialnya didominasi kayu dan bercorak batik mega mendung.

Daya tarik wisata sejarah Cirebon tak pernah membuat bosan wisatawan yang berkunjung ke Cirebon. Sewa mobil Cirebon juga penting sebagai akomodasi wisatawan dari luar kota mau pun wisatawan lokal untuk berkeliling di Cirebon. Jika Anda ingin berkunjung ke Cirebon atau bahkan wisatawan local ingin menikmati pesona kota Cirebon dengan berkeliling wisata yang ada di kota Cirebon, Anda bisa menggunakan jasa sewa mobil Cirebon Orange Rent Car. Menyediakan berbagai jenis armada dengan harga yang terjangkau. Jika Anda butuh sewa mobil Cirebon dan sekitarnya, ingat selalu Orent Transport!

Informasi :

Call : (0231) 830 3653

WhatsApp : 0811 220 2121

Email : marketing@nabatransport.com

Follow US